Untuk memcari IP Address masing-masing bagian, terlebih dahulu urutkan bagian tersebut dari kebutuhan yang paling banyak hingga bagian yang mempunyai kebutuhan paling sedikit. Selanjutnya lakukanlah perhitungan seperti penjelasan dibawah ini hingga didapatkan hasil seperti gambar table diatas.

Marketing

  • Host

Kebutuhan yang dibutuhkan untuk Marketing adalah 50 PC.

 

  • TH (Total Host)

Karena yang dibutuhkan 50 PC maka sama saja artinya kita butuh 50 host. 50 host tersebut ditambahkan dengan 1 Network Address (NA) dan 1 Broadcast. Jadi total keseluruhan yang dibutuhkan adalah 52 Host. Pada rangkaian octet, yaitunya pada octet keempat kita bisa memakai 64 total host (Lihat pada gambar dibawah ini). Karena jika kita mekaki yang 32  host, brati kita kekurangan 20 host lagi. Makanya yang dipakai adalah yang 64 host. Jadi kesimpulannya, boleh lebih atau sama, tapi jangan sampai kurang.

 

  • Usable Host

Dari 64 total host yang ada, yang bisa dipakai adalah 62 host untuk PC karena telah dukurangi dengan 1 untuk NA dan 1 untuk broadcast.

 

  • Network (NA)

Network Address untuk marketing adalah IP yang telah diberikan diawal. Yaitu 172.16.31.0. Karena marketing berada pada urutan yang pertama dengan kebutuhan yang paling banyak, yaitu 50 PC.

 

  • Broadcast

Untuk mencari broadcast pada bagian marketing ini, terlebih dahulu saya mencari NA untuk bagian Financial agar perhitungan yang saya lakukan menjadi lebih mudah (lihat bagian financial untuk perhitungan rinci NA FINANCIAL).

Broadcast Marketing = 172.16.31.63

Angka 63 pada octet ke-4 ini didapat dari 64 – 1 = 63

Dimana angka 64 ini berasal dari octet ke-4 NA Financial yaitu 172.16.31.64

 

  • IP (Range IP)

Setelah Network (NA) dan broadcast diketahui, barulah Range IP Address bias didapatkan dengan mudah. Range IP berada antara IP NA dan IP broadcast, yaitu antara 172.16.31.1 hingga 172.16.31.62.

Cara lainnya yaitu : Oktet ke-4 pada NA ditambah satu (0+1=1)dan octet ke-4 pada broadcast dikurang 1 (63-1=62). Jadi Range IP Address untuk bagian marketing adalah 172.16.31.1 – 172.16.31.62

 

  • Netmask (/SM)

Netmask (/SM) ini didapat dengan cara menghitung banyaknya angka 1 yang tercipta dari total host yang telah kita pakai. Jadi pada bagian marketing angka 1 terisi dari octet 1 hingga octet ke-4 pada host yang 64 (lihat gambar dibawah ini)

 

  • Netmask (SM)

Lihat gambar di bawah ini :

 

  • Gateway

Untuk gateway, ambil saja salah satu IP yang ada pada Range IP. Dari Range IP yang telah terbentuk, ada 62 IP yang bias dipakai. Jadi ambil saja salah satu dari 62 IP yang ada. Biasanya orang memakai Range IP yang pertama untuk memudahkan mengingat saat konfigurasi. Oleh karena itu pada bagian marketing ini, saya memakai default gateway-nya adalah 172.16.31.1

 

Financial

  • Host

Kebutuhan yang dibutuhkan untuk Financial adalah 25 PC.

 

  • TH (Total Host)

Karena yang dibutuhkan 25 PC maka sama saja artinya kita butuh 25 host. 25 host tersebut ditambahkan dengan 1 Network Address (NA) dan 1 Broadcast. Jadi total keseluruhan yang dibutuhkan adalah 27 Host. Pada rangkaian octet, yaitunya pada octet keempat kita bisa memakai 32 total host (Lihat pada gambar dibawah ini). Karena jika kita mekaki yang 16  host, brati kita kekurangan 11 host lagi. Makanya yang dipakai adalah yang 32 host (boleh lebih atau sama, tapi jangan sampai kurang).

 

  • Usable Host

Dari 32 total host yang ada, yang bisa dipakai adalah 30 host untuk PC karena telah dukurangi dengan 1 untuk NA dan 1 untuk broadcast.

 

  • Network (NA)

Network Address untuk bagian financial = 172.16.31.64

Angka 64 pada octet ke-4 didapat dari menambahkan octet ke-4 NA MARKETING dengan Total Host MARKETING. Jadi 0 + 64 = 64

 

  • Broadcast

Untuk mencari broadcast pada bagian financial ini, terlebih dahulu saya mencari NA untuk bagian HRD agar perhitungan yang lakukan saya menjadi lebih mudah (lihat bagian HRD untuk perhitungan rinci NA HRD).

Broadcast Financial = 172.16.95.

Angka 95 pada octet ke-4 ini didapat dari 96 – 1 = 95

Dimana angka 96 ini berasal dari octet ke-4 NA HRD yaitu 172.16.31.96

 

  • IP (Range IP)

Setelah Network (NA) dan broadcast diketahui, barulah Range IP Address bisa didapatkan dengan mudah. Range IP berada antara IP NA dan IP broadcast, yaitu antara 172.16.31.65 hingga 172.16.31.94.

Cara lainnya yaitu : Oktet ke-4 pada NA ditambah satu (64+1=65)dan octet ke-4 pada broadcast dikurang 1 (95-1=94). Jadi Range IP Address untuk bagian financial adalah 172.16.31.65 – 172.16.31.94

 

  • Netmask (/SM)

Netmask (/SM) ini didapat dengan cara menghitung banyaknya angka 1 yang tercipta dari total host yang telah kita pakai. Jadi pada bagian marketing angka 1 terisi dari octet 1 hingga octet ke-4 pada host yang 32 (lihat gambar dibawah ini)

 

  • Netmask (SM)

Lihat gambar di bawah ini :

 

  • Gateway

Untuk gateway, ambil saja salah satu IP yang ada pada Range IP. Dari Range IP yang telah terbentuk, ada 30 IP yang bisa dipakai. Jadi ambil saja salah satu dari 30 IP yang ada. Biasanya orang memakai Range IP yang pertama untuk memudahkan mengingat saat konfigurasi. Oleh karena itu pada bagian financial ini, saya memakai default gateway-nya adalah 172.16.31.65

 

HRD

  • Host

Kebutuhan yang dibutuhkan untuk HRD adalah 10 PC.

 

  • TH (Total Host)

Karena yang dibutuhkan 10 PC maka sama saja artinya kita butuh 10 host. 10 host tersebut ditambahkan dengan 1 Network Address (NA) dan 1 Broadcast. Jadi total keseluruhan yang dibutuhkan adalah 12 Host. Pada rangkaian octet, yaitunya pada octet keempat kita bisa memakai 16 total host (Lihat pada gambar dibawah ini). Karena jika kita mekaki yang 8  host, brati kita kekurangan 4 host lagi. Makanya yang dipakai adalah yang 16 host (boleh lebih atau sama, tapi jangan sampai kurang).

 

  • Usable Host

Dari 16 total host yang ada, yang bisa dipakai adalah 14 host untuk PC karena telah dukurangi dengan 1 untuk NA dan 1 untuk broadcast.

 

  • Network (NA)

Network Address untuk bagian HRD = 172.16.31.96

Angka 96 pada octet ke-4 didapat dari menambahkan octet ke-4 NA FINANCIAL dengan Total Host FINANCIAL. Jadi 64 + 32 = 96

 

  • Broadcast

Untuk mencari broadcast pada bagian HRD ini, terlebih dahulu saya mencari NA untuk bagian TI agar perhitungan yang saya lakukan menjadi lebih mudah.

Broadcast HRD = 172.16.111.

Angka 111 pada octet ke-4 ini didapat dari 112 – 1 = 111

Dimana angka 112 ini berasal dari octet ke-4 NA TI yaitu 172.16.31.112

 

  • IP (Range IP)

Setelah Network (NA) dan broadcast diketahui, barulah Range IP Address bisa didapatkan dengan mudah. Range IP berada antara IP NA dan IP broadcast, yaitu antara 172.16.31.97 hingga 172.16.31.110.

Cara lainnya yaitu : Oktet ke-4 pada NA ditambah satu (96+1=97) dan octet ke-4 pada broadcast dikurang 1 (111-1=110). Jadi Range IP Address untuk bagian financial adalah 172.16.31.97 – 172.16.31.110

 

  • Netmask (/SM)

Netmask (/SM) ini didapat dengan cara menghitung banyaknya angka 1 yang tercipta dari total host yang telah kita pakai. Jadi pada bagian marketing angka 1 terisi dari octet 1 hingga octet ke-4 pada host yang 16 (lihat gambar dibawah ini)

 

  • Netmask (SM)

Lihat gambar di bawah ini :

 

  • Gateway

Untuk gateway, ambil saja salah satu IP yang ada pada Range IP. Dari Range IP yang telah terbentuk, ada 14 IP yang bisa dipakai. Jadi ambil saja salah satu dari 14 IP yang ada. Biasanya orang memakai Range IP yang pertama untuk memudahkan mengingat saat konfigurasi. Oleh karena itu pada bagian financial ini, saya memakai default gateway-nya adalah 172.16.31.97

 

Begitulah selanjutnya untuk perhitungan bagian TI serta untuk Jaringan A dan Jaringan B. Hal yang persis sama dilakukan pada bagian TI, Jaringan A dan jaringan B.

Disini terdapat jaringan A dan jaringan B karena Router pertaman terbagi lagi menjadi 2 router sehingga kita membutuhkan 2 host lagi untuk masing-masing jaringan agar kedua router tersebut bisa saling tersambung. Lihat saja pada table diatas berapa host, TH, Usabel Host, NA, Range IP, Broadcast, /SM, SM dan Default Gateway-nya. Dan untuk membuktikan isi table tersebut benar atau tidak, saya telah membuktikannya pada paket tracer seperti gambar dibawah ini.

Jaringan pada gambar tersebut berjalan dengan baik. Semua PC, Router dan switch dapat saling terkoneksi dengan sempurna. Hal tersebut dapat terlihat pada pengiriman surat yang telah dilakukan. Suratnya sukses terkirim.

Didalam jaringan tersebut juga digunakan switch karena jika tidak digunakan switch, maka masing-masing bagian hanya bias menghubungkan 1 komputer saja dengan routernya. Seperti yang telah diketahui, bahwa switch itu gunanya untuk menghubungkan beberapa computer pada satu jaringan yang sama.

 

Sekian saja pembahasan tentang Konfigurasi IP Addres ini. Semoga dapat berguna dan bermanfaat untuk kita semua. Selamat belajar ya…………