Berikut ini akan dibahas, tentang contoh jaringan semantik dan script.. ayo, ikutin truz ya….

 

JARINGAN SEMANTIK

Jaringan semantic merupakan gambaran pengetahuan grafis yang menunjukkan hubungan antar berbagai objek. Jaringan semantic terdiri dari lingkaran-lingkaran yang menunjukkan objek dan informasi tentang objek-objek tersebut. Objek disini bisa berupa benda atau peristiwa. Antara 2 objek dihubungkan oleh arc yang menunjukkan hubungan antar objek.

Dibawah ini merupakan contoh jaringan semantic.

 

Fakta yang dapat dibaca dari gambar jaringan semantic diatas adalah:

  1. Nindy suka barang bewarna kuning.
  2. Nindy dan  dyas koleksi barang bewarna kuning.
  3. Nindy adik dyas koleksi barang bewarna kuning.
  4. Dyas koleksi barang bewarna kuning.
  5. Nindy dan dyas suka kucing bewarna kuning.
  6. Nindy adik dyas suka kucing bewarna kuning.
  7. Dyas suka kucing bewarna kuning.
  8. Nindy dan dyas pelihara kucing bewarna kuning.
  9. Nindy adik dyas pelihara kucing bewarna kuning.
  10. Dyas pelihara kucing bewarna kuning.
  11. Nindy dan dyas suka kucing jenisnya angora bewarna kuning.
  12. Nindy adik dyas suka kucing jenisnya angora bewarna kuning.
  13. Dyas suka kucing jenisnya angora bewarna kuning.
  14. Nindy dan dyas pelihara kucing jenisnya angora bewarna kuning.
  15. Nindy adik dyas pelihara kucing jenisnya angora bewarna kuning.
  16. Dyas pelihara kucing jenisnya angora bewarna kuning.
  17. Nindy dan dyas sama-sama kuliah masuk malam.
  18. Nindy dan dyas sama-sama kuliah naik angkot bewarna merah.
  19. Nindy dan dyas sama-sama kuliah pakai tas gambarnya kucing bewarna kuning.
  20. Nindy dan dyas sama-sama kuliah pakai tas gambarnya kucing jenisnya anggora bewarna kuning.
  21. Nindy dan dyas sama-sama kuliah pakai tas naik angkot bewarna merah.
  22. Nindy dan dyas beli tas naik angkot bewarna merah.
  23. Nindy adik dyas beli tas naik angkot bewarna merah.
  24. Dyas beli tas naik angkot bewarna merah.
  25. Nindy pergi kuliah naik angkot bewarna merah.
  26. Nindy pergi kuliah masuk malam.
  27. Nindy dan dyas punya tas gambarnya kucing bewarna kuning.
  28. Nindy adik dyas punya tas gambarnya kucing bewarna kuning.
  29. Dyas punya tas gambarnya kucing bewarna kuning.
  30. Nindy dan dyas punya tas gambarnya kucing jenisnya angora bewarna kuning.
  31. Nindy adik dyas punya tas gambarnya kucing jenisnya angora bewarna kuning.
  32. Dyas punya tas gambarnya kucing jenisnya angora bewarna kuning.
  33. Nindy adalah mahasiswi adalah wanita pergi kuliah masuk malam.
  34. Nindy adalah mahasiswi adalah wanita pergi kuliah naik angkot bewarna merah.
  35. Nindy adalah mahasiswi suka barang bewarna kuning.
  36. Nindy adalah mahasiswi semanis princess.
  37. Nindy adalah mahasiswi adalah wanita bawa sapu tangan gambarnya princess.
  38. Nindy adalah mahasiswi adalah wanita bawa sapu tangan bewarna merah.

 

 

NASKAH (SCRIPT)

Script adalah skema representasi pengetahuan yang sama dengan frame, yaitu merepresentasikan pengetahuan berdasarkan karakteristik yang sudah dukenal sebagai pengalaman-pengalaman. Perbedaannya, frame menggambarkan objek, sedangkan script menggambarkan urutan peristiwa. Dalam menggambarkan urutan peristiwa, script menggunakan slot yang berisi informasi tentang orang, objek, dan tindakan-tindakan yang terjadi dalam suatu peristiwa.

 

Elemen script meliputi:

  1. Kondisi input, yaitu kondisi yang harus pdipenuhi sebelum terjadi atau berlaku suatu peristiwa dalam script.
  2. Track, yaitu variasi yang mungkin terjadi dalam suatu script.
  3. Prop, berisi objek-objek pendukung yang digunakan selama peristiwa terjadi.
  4. Role, Yaitu peran yang dimainkan oleh seseorang dalam peristiwa.
  5. Scene, yaitu adegan yang dimainkan yang menjadi bagian dari suatu peristiwa.
  6. Hasil, yaitu kondisi yang ada setelah urutan peristiwa dalam script terjadi.

 

Berikut ini adalah contoh script kejadian yang ada di “PEMILU (Pemilihan Umum)”.

  • Jalur (track)          :  PEMILU di kota Bekasi.
  • Role(peran)          :  Petugas, penduduk.
  • Prop(pendukung):  Kartu pemilih, kotak suara, bilik suara, kertas coblosan(lembar pemilihan), tinta hitam, tempat duduk plastic, buku tamu, pena/bullpen.
  • Kondisi input       : Penduduk adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

 

1. Adegan (scene) – 1: Persiapan petugas

  • Petugas mempersiapkan buku tamu.
  • Petugas mempersiapkan tempat duduk plastik untuk menunggu giliran memilih.
  • Petugas mempersiapkan kertas pemilihan / kertas coblosan.
  • Petugas mempersiapkan bilik pemilih.
  • Petugas mempersiapkan kotak suara.
  • Petugas mempersiapkan tinta hitam.

 

2. Adegan (scene) – 2: Penduduk masuk ruang PEMILU.

  • Petugas mempersilahkan penduduk masuk ruang PEMILU.
  • Petugas meminta kartu pemilih.
  • Petugas memeriksa kartu pemilih.
  • Petugas mencocokkan dengan data pemilih yang ada dan tercatat.
  • Petugas mempersilahkan mengisi buku tamu.
  • Petugas memberikan kertas pemilihan / kertas coblosan.
  • Petugas menyuruh penduduk duduk untuk menunggu jika bilik suara sedang penuh.

 

3. Adegan (scene) – 3: Penduduk mulai mencoblos / memilih

  • Penduduk memasuki bilik suara.
  • Penduduk malakukan pemilihan sesuai dengan pilihan dan hati kecil mereka masing-masing.
  • Penduduk memasukkan kertas pemilih / kertas coblosan ke dalam kotak suara.

 

4. Adegan (scene) – 4: Penduduk selesai memilih.

  • Petugas memasukkan jari kelingking sebelah kiri pemilih kedalam tinta hitam untuk membuktikan bahwa dia telah ikut dan memberikan suaranya dalam PEMILU.
  • Petugas mempersilahkan penduduk ke luar ruangan.
  • Penduduk keluar dari ruang PEMILU.

 

5. Adegan (scene) – 5: Petugas menginput hasil PEMILU

  • Petugas membuka kotak suara yang masih digembok dan disegel.
  • Petugas melakukan penghitungan suara berdasarkan kertas pemilihan yang dimasukkan kedalam kotak suara tadi.
  • Petugas merapikan ruang PEMILU.
  • Petugas meninggalkan ruang PEMILU.

 

Hasil :

  • Penduduk merasa senang dan puas.
  • Penduduk bersyukur.
  • Penduduk merasa kecewa.
  • Penduduk demo.
  • Penduduk anarkis.