Video Streaming

 

Untuk kesekian kalinya kita bertemu lagi di blog ini. Namun kali ini saya tidak sendiri, tapi berdua dengan teman kelompok saya. Namanya juwita stephani..

Hmm kali ini kita akan membahas mengenai streaming. Tapi diluar sana banyak orang menyebutnya dengan audio streaming ataupun video streaming. Walaupun berbeda, tapi sebenarnya mereka sama saja c…

Nah untuk langkah awal, ada baiknya kita tau terlebih dahulu apa arti dari streaming itu sendiri.

Streaming adalah teknologi yang digunakan untuk menampilkan file multimedia kedalam sebuah halaman web atau blog, apakah itu dalam bentuk audio maupun video. Sebelum data itu ditampilkan dalam web atau blog, data itu akan dikompress terlebih dahulu.

Ada juga yang mengatakan bahwa streaming adalah proses penghantaran data dalam aliran berkelanjutan dan tetap, yang memungkinkan pengguna mengakses dan menggunakan file sebelum data dihantar sepenuhnya.

Kegunaan dari streaming sangat banyak sekali, salah satunya adalah pada video streaming. Pada saat ini video streaming digunakan untuk proses belajar virtual (belajar tanpa harus tatap muka di kelas dengan pengajar). Misalnya seperti yang diterapkan oleh banyak kampuz untuk menyediakan fasilitas virtual class, dimana walaupun tidak bisa bertatap muka langsung, namaun pembelajaran suatu materi masih dapat dilakukan melalui video streaming.

Istilah video streaming ini adalah istilah yang dipergunakan untuk mendengarkan siaran video secara live melalui Internet. Berbeda dengan cara lain, yakni men-download file dan menjalankannya di komputer kita bila download-nya sudah selesai. Dengan streaming kita dapat mendengarnya langsung tanpa perlu mendownload file-nya sekaligus. Dengan teknologi video streaming ini memungkinkan kita menonton televisi melalui Internet.

Video streaming ini juga merupakan salah satu cara orang untuk mendapatkan berita apa yang terjadi di dunia. Jika video streaming ini berjalan dengan lambat, maka dapat membuat frustasi. Dan kecepatan waktu yang dibutuhkan untuk video buffer akan memungkinkan lebih banyak waktu daripada menonton video itu sendiri.

Ada beberapa tips agar dapat meningkatkan kecepatan waktu saat membuffer dengan mudah dan tanpa merugikan sistem lain. Tips tersebut adalah :

  1. Pastikan memorinya cukup untuk membuat buffer waktu singkat. Hapus beberapa hal yang tidak perlu, yang akan membuat memori menjadi lebih besar. Mulai dengan melihat melalui taks manager dan menghapus apapun yang tidak di inginkan agar dapat melonggarkan memori.
  2. Tutup semua jendela windows yang tidak perlu (tidak terlalu penting) saat video diputar. Jika kita sedang menonton video pada Windows Media Player atau player yang sama, tutuplah browsernya.
  3. Dapatkan DSL atau bahkan sambungan koneksi yang lebih cepat. Dial-up yang lambat dapat membuat buffer untuk streaming video menjadi lebih lama.
  4. Menghindari berbagi koneksi pada jaringan, karena hal ini dapat memperlambat streaming video untuk membuffer.

Video Streaming menggunakan Flash dan Protokol HTTP

HTTP yaitu protokol standar web  yang digunakan teknologi web untuk keperluan sharing dan streaming video.Misalnya saja seperti YouTube, Google Video, dan website sharing video lainnya. Hal ini dikarenakan protokol HTTP inilah yang paling mudah diakses dari manapun. Beberapa firewall menutup port-port yang tidak umum, namun port 80 yang digunakan oleh protokol HTTP hampir tidak pernah ditutup kecuali memang firewall tidak mengijinkan internet dalam jaringan mereka. Jadi selama user terhubung ke internet maka dengan mudah mereka dapat menonton video tersebut dimanapun dan kapanpun berada.

Dahulu video streaming menggunakan protokol RTMP seperti yang digunakan pada Real dan Flash Media Server. Pengguna teknologi ini tidak meluas / teknologi ini tidak berkembang karena untuk menggunakannya memerlukan installasi software khusus seperti real player. Tapi teknologi RTMP ini juga mempunyai kelebihan, yaitu : protokol ini bisa memberikan livestreaming untuk keperluan live broadcasting. Teknologi inilah yang biasa digunakan untuk video tele conference. Sedangkan saat ini penggunaan video pada web merupakan trend yang sedang meningkat di internet. Menggunakan FLV sebagai format video dan Flash sebagai player video memberi kemudahan dalam menyajikan konten video lewat internet. Dengan menempelkan video pada website dan dijalankan dengan flash player maka akan membuat video dapat ditonton kapanpun dan dimana pun berada.

Membuat aplikasi flash video player cukup mudah kok bila hanya menggunakan progressive download. Progressive download itu adalah teknik yang digunakan pada Youtube untuk memutar video. Video di download dan langsung dijalankan tanpa harus menunggu video selesai di download. Selama video dijalankan , secara background flash mendownload bagian sisanya dan disimpan dalam buffer. Bagian video di dalam buffer inilah yang akan diputar oleh Flash Player. Karena sudah lokal maka pemutaran video dari buffer bisa lebih cepat. Selain itu progressive download ini juga bisa melakukan cache pada video sehingga video tidak harus di download terlebih dahulu bila akan diputar lagi.

Kekurangan progressive download ini adalah tidak dapat melihat bagian video yang belum didownload oleh player. Dengan kata lain kita harus menunggu video hingga selesai didownload jika hanya ingin melihat bagian belakang video saja. Untuk itulah dikembangkan teknik lainnya, yaitu PSEDUO HTTP Streaming. Teknik PSEDUO HTTP ini memasukkan meta-tag atau kode yang memberi informasi bagian-bagian video. Dengan memberi url request http://thinkrooms.com/myvideo.flv?start=15 maka player langsung mengambil video dimulai dari bagian 15. Dengan cara tersebut kita bisa melihat bagian video yang mana saja yang ingin dilihat tanpa harus menunggu hingga bagian tersebut selesai di download. Teknik PSEDUO HTTP ini membutuhkan bantuan PHP atau web server seperti APACHE dan LIGHTTPD. Kemampuan flash untuk dijalankan di web dan di handphone membuat kita dapat membuat aplikasi multimedia yang dapat dijalankan dimana saja. Kelebihan ini membuat popularitas flash melonjak tinggi.

 

Huuummmm.. kayak nya pembahasan kali ini cukup sampai sini dulu ya. Lain waktu kita ketemu lagi dengan topic dan pembahasan yang berbeda. Semoga apa yang saya tulis dan tampilkan dalam blog ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Karena banyaknya kekurangan yang perlu diperbaiki, maka saya sebagai penulis mengharapkan banyak kritik dan sarannya yang membangun agar bisa menjadi yang lebih baik lagi dimasa yang akan datang. Sampai jumpa dan tetap semangat ya….!!!!!!

 

Nama Keleompok :

1. Nin Dyastuti

2. Juwita Stephani